{"id":473,"date":"2022-04-22T03:35:01","date_gmt":"2022-04-21T20:35:01","guid":{"rendered":"https:\/\/dani.work\/blog\/?p=473"},"modified":"2022-04-22T03:35:01","modified_gmt":"2022-04-21T20:35:01","slug":"perbedaan-api-dan-rest-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/","title":{"rendered":"Perbedaan API dan REST API"},"content":{"rendered":"\n<p>API dan REST API terkadang di anggap sama, tapi ternyata kedua hal tersebut memiliki definisi yang berbeda. Jika anda seorang penggiat atau pelaku di bidang teknologi khususnya perangkat lunak <em>(<\/em>s<em>oftware)<\/em> tentunya  kedua hal tersebut sering di dengar, apa lagi saat meng-integrasikan sistem ke sistem yang lainnya. Tapi sebenarnya apa sih <strong>Perbedaan API dan REST API<\/strong> itu ? mari kita pelajari sama &#8211; sama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-itu-api\">Apa itu API ?<\/h2>\n\n\n\n<p>API merupakan singkatan dari <em>Application Programming Interface<\/em> dalam bahasa indonesia Antarmuka Pemrograman Aplikasi, yaitu sekumpulan definisi atau fungsi dan protokol untuk digunakan seorang programmer saat membangun dan mengintegrasikan perangkat lunaknya dengan sistem yang lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"contoh-1-integration-antara-e-commerce-dengen-payment-gateway\">Contoh 1 : Integration antara e-commerce dengen payment gateway<\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh hal yang paling umum dan sering ditemukan adalah integrasi antara sistem Penjualan Online <em>(e-commerce)<\/em> dengan sistem pembayaran <em>(Payment Gateway)<\/em> dan sistem jasa pengiriman <em>(<\/em>s<em>hipping)<\/em>, sistem &#8211; sistem tersebut di buat dan dikelola secara terpisah dan bisa di integrasikan dengan API dari setiap sistem sesuai dengan kebutuhan bisnis masing &#8211; masing, itu merupakan contoh integrasi dengan API antara software dengan software.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"contoh-1-integration-antara-e-commerce-dengen-payment-gateway\">Contoh 2 : Integrasi antara smartwatch dengan smartphone<\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh lainnya integrasi antara <em>hardware<\/em> dengan <em>software<\/em>, apakah anda punya jam tangan pintar <em>(smart watch)<\/em> ? bagaimana <em>smart watch<\/em> tersebut bisa mengirimkan beberapa informasi tentang kondisi fisik anda kedalam <em>smartphone<\/em> ? yup, <em>smart watch<\/em> tersebut memilik sensor yang bertugas membaca kondisi fisik kita dan mengumpulkan data tersebut di penyimpanan <em>smart watch<\/em> nya untuk sementara sebelum data tersebut di transfer ke <em>smartphone<\/em> dengan API melalu jaringan <em>Bluetooth<\/em> atau jaringan lainnya. Integrasi antara <em>smart watch<\/em> dengan <em>smartphone<\/em> adalah contoh integrasi dengan API antara hardware dan software.<\/p>\n\n\n\n<p>lalu&#8230;.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/dani.work\/blog\/owasp-top-10-2017-standar-keamanan-website\/\">OWASP TOP 10 (2017) \u2013 Standar Keamanan Website<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-itu-rest-api\">Apa Itu REST API ?<\/h2>\n\n\n\n<p>REST API atau sering disebut juga sebagai <em>RESTful API<\/em> adalah API yang menggunakan arsitektur REST yang memungkinkan berinteraksi dengan layanan web <em>RESTful<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>REST sendiri merupakan singkatan dari <em>REpresentational State Transfer<\/em>, dan itu hanya sebatasan arsitektur API saja, bukan protokol atau standar yang harus ada dalam API itu sendiri. Pengembang \/ developer API dapat mengimplementasikan REST dalam berbagai cara.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat <em>client<\/em> melakukan permintaan <em>(request)<\/em> melalui RESTful API, itu akan memberikan<em> (<em>respond<\/em>)<\/em> sumber daya yang ter-represetasi didalam <em>endpoint<\/em>. Informasi atau represetasi tersebut di berikan dalam salah satu format berikut :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>JSON (JavaScript Object Notation) <\/li><li>HTML<\/li><li>XML<\/li><li>Plain Text<\/li><li>dll.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dari beberapa format diatas, <strong>JSON<\/strong> merupakan yang paling popular dan banyak di gunakan. Karena, terlepas dari namanya yang mengandung salah satu bahasa pemrograman, JSON merupakan <em>language-agnostic<\/em> yang mudah di baca oleh manusia dan rata &#8211; rata bahasa pemrograman popular sudah mendukung JSON.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap REST API adalah API, tapi tidak setiap API adalah RESTful API. meskupun demikian pada praktik nya, kita sah &#8211; sah saja menyebutkan REST API itu cukup dengan API, asalkan dengan orang yang sama &#8211; sama tau. jika tidak tau, maka beritahu dulu supaya bisa memberikan pengertian yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"referensi\">Referensi <\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.redhat.com\/en\/topics\/api\/what-is-a-rest-api\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/www.redhat.com\/en\/topics\/api\/what-is-a-rest-api<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.redhat.com\/en\/topics\/api\/what-are-application-programming-interfaces\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/www.redhat.com\/en\/topics\/api\/what-are-application-programming-interfaces<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>API dan REST API terkadang di anggap sama, tapi ternyata kedua hal tersebut memiliki definisi yang berbeda. Jika anda seorang penggiat atau pelaku di bidang teknologi khususnya perangkat lunak (software) tentunya kedua hal tersebut sering di dengar, apa lagi saat meng-integrasikan sistem ke sistem yang lainnya. Tapi sebenarnya apa sih Perbedaan API dan REST API [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[44,27,42],"tags":[],"class_list":["post-473","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-backend","category-devops","category-server"],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan API dan REST API - Inside of Code<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan API dan REST API - Inside of Code\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Inside of Code\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-21T20:35:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dani\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/1c6cafc6659067aa7ac1fd1a5ced218d\"},\"headline\":\"Perbedaan API dan REST API\",\"datePublished\":\"2022-04-21T20:35:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\"},\"wordCount\":477,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Backend\",\"DevOps\",\"Server\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\",\"url\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\",\"name\":\"Perbedaan API dan REST API - Inside of Code\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-04-21T20:35:01+00:00\",\"description\":\"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan API dan REST API\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/\",\"name\":\"Inside of Code\",\"description\":\"A software engineer who wants to share what he has learned, and document his journey.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Inside of Code\",\"url\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/insideofcode.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo-ioc.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/insideofcode.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo-ioc.png\",\"width\":324,\"height\":324,\"caption\":\"Inside of Code\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/1c6cafc6659067aa7ac1fd1a5ced218d\",\"name\":\"Dani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a4b1e4251720747aef0418e09fe0f6e7786ff89358b57f76822f1c52c286552b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a4b1e4251720747aef0418e09fe0f6e7786ff89358b57f76822f1c52c286552b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dani\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/author\/daniwork\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan API dan REST API - Inside of Code","description":"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan API dan REST API - Inside of Code","og_description":"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.","og_url":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/","og_site_name":"Inside of Code","article_published_time":"2022-04-21T20:35:01+00:00","author":"Dani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/"},"author":{"name":"Dani","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/1c6cafc6659067aa7ac1fd1a5ced218d"},"headline":"Perbedaan API dan REST API","datePublished":"2022-04-21T20:35:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/"},"wordCount":477,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization"},"articleSection":["Backend","DevOps","Server"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/","url":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/","name":"Perbedaan API dan REST API - Inside of Code","isPartOf":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-04-21T20:35:01+00:00","description":"Jangan sampai ketuker atau menyamakan kedua hal tersebut, karena memiliki pengertian yang bebeda, mari kita ulas bersama.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/perbedaan-api-dan-rest-api\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan API dan REST API"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/","name":"Inside of Code","description":"A software engineer who wants to share what he has learned, and document his journey.","publisher":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#organization","name":"Inside of Code","url":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/insideofcode.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo-ioc.png","contentUrl":"https:\/\/insideofcode.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/logo-ioc.png","width":324,"height":324,"caption":"Inside of Code"},"image":{"@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/1c6cafc6659067aa7ac1fd1a5ced218d","name":"Dani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a4b1e4251720747aef0418e09fe0f6e7786ff89358b57f76822f1c52c286552b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a4b1e4251720747aef0418e09fe0f6e7786ff89358b57f76822f1c52c286552b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dani"},"sameAs":["https:\/\/insideofcode.com\/blog"],"url":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/author\/daniwork\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=473"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/473\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/insideofcode.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}